Sup Kepiting Asparagus

Sumber: Sup Kepiting Asparagus

Sup Kepiting Asparagus
Sup Kepiting Asparagus

Saat musim penghujan seperti ini, tubuh akan rentan terkena penyakit musiman seperti batuk, pilek, dan influenza. Untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap prima, makanan hangat kaya protein sangat dianjurkan karena dapat menjaga suhu tubuh anda hangat. Protein juga bermanfaat sebagai zat pembangun yang berguna untuk mengembalikan sel-sel tubuh yang lemah/rusak agar kembali prima.

Anda bingung dan bosan sama makanan yang itu-itu aja? Berikut kami berikan variasi makanan sup berbahan dasar asparagus.

Bahan

  • 3 ekor kepiting/rajungan ukuran sedang. Tapi sih kalau kami biasanya beli kepiting kupas atau kalau ga ada pake ikan tenggiri juga maknyoss
  • asparagus segar 200 gram atau sesuai selera
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 750 cc kaldu ayam / royco
  • gula pasir secukupnya
  • garam secukupnya
  • 1 sdm tepung maizena yang dilarutkan dengan air secukupnya
  • 100 gr daging asap, cincang ( bisa diganti salmon asap )
  • 2 sdt minyak wijen

Cara membuat

  • Daging kepitingnya di kukus sampai matang
  • Panaskan minyak, masukkan daging kepiting, kaldu, gula pasir, dan garam, aduk rata.
  • Biarkan hingga mendidih
  • Masukkan larutan tepung maizena, aduk rata. Biarkan hingga matang dan mengental. aduk rata, angkat dari api
  • Tuangkan sup ke dalam mangkuk saji, tambahkan daging asap, asparagus, dan minyak wijen aduk kemudian diaduk.

Dan voila... sup kepiting asparagus anda telah jadi. Cukup untuk dikonsumsi 2-3 orang. Enaknya dimakan dengan nasi putih saat cuaca dingin. Sup hangat sangat baik untuk menjaga tubuh anda tetap hangat dan menjauhkan anda dari flu.

Selamat mencoba

Teknik Budidaya Asparagus (Asparagus officinalis)

Sumber: Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang

Asparagus
Tanaman Asparagus


Jika anda tertarik untuk belajar membudidayakan asparagus, anda dapat dan belajar langsung ke perkebunan kami yang terletak di desa Pelaga, Badung. Hubungi Ibu Desak Parwati 081338754810 untuk info lebih lanjut.

Dalam membudidayakan aspargus, diperlukan beberapa aspek yang harus dipenuhi agar tanaman asparagus dapat tumbuh dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Diantaranya adalah:

A. Iklim
Tanaman asparagus sangat baik tumbuh pada daerah pegunungan tropic, yaitu dengan suhu antara 10-13ºC, sedangkan untuk daerah perbukitan ketinggian antara 200-1900 m diatas permukaan laut (dpl). Faktor suhu memang cukup berperan terutama berpengaruh terhadap pertumbuhan individu baru.

B. Tanah
Agar produksi rebung asparagus memuaskan, selain harus ditanam didaerah yang beriklim cocok, tanah juga mempunyai peranan penting.
Beberapa jenis tanah yang cocok untuk tanaman asparagus di Indonesia, misalnya: Podsolik merah kuning.
Dengan curah hujan antara 2.500-3.500 mm setahun tanpa bulan kering.
Ketinggian antara 20-1.000 m dpl.
Ketebalan tanah antara 1-2 m.
Bewarna merah kuning dengan tekstur lempung berpasir sampai lempung liat. pH 3,5-5,0.

Latosol
Curah hujan antara 2.000-7.000 mm setahun dengan bulan kering dibawah 3 bulan.
Ketinggian tempat 1.000 m dpl.
Tebal tanah cukup dalam (1,5-10 m) dengan warna merah coklat hingga kuning.
Teksturnya liat, struktur remah dan konsistensi gembur dengan reaksi masam sampai agak masam, pH 4,5-6,5 dengan kandungan bahan organis dilapisan atas 3-10%.

Andosol.
Curah hujan 2.500-7.000 mm pertahun dengan bulan kering dibawah 2 bulan.
pH tanah antara 5,0-7,0 dengan kandungan unsur hara cukup tinggi.
Tanah berpasir dengan kandungan bahan organik tinggi, kerap memberikan hasil yang baik. Oleh karena itu hendaknya tanah dipersiapkan dengan cara dikerjakan/dibajak yang dalam ditambah pupuk kandang/kompos dengan jumlah 30-40 ton per ha.

C. Pembibitan
Masa pembibitan terdiri dari penyebaran benih sampai pertumbuhan tanaman muda yang ditanam dalam pesemaian selama 1-3 bulan. Biji diambil dari tanaman yang cukup tua, lebih dari 2 tahun. Biji yang tua atau kering akan bewarna hitam. Langkah-langkah dari pembibitan antara lain:
  1. l Biji direndam dalam air hangat pada suhu kira-kira 30ºC selama 84 jam.
  2. l Siapkan media semai yang terdiri dari pupuk kandang, pasir dan tanah dengan perbandingan (2:1:1).
  3. l Siapkan petak persemaian dengan arah utara selatan dengan diberi atap pelindung menghadap utara selatan dengan panjang sesuai kebutuhan (5-10 m) dan lebar kira-kira 1 m.
  4. l Sebarkan benih asparagus dengan jarak antar baris 30 cm sedangkan dalam barisan 5-7,5 cm.
  5. l Agar tidak longsor terkena hujan, pinggir petakan bisa diperkuat dengan bambu.
  6. l Pemeliharaan pesemaian dintaranya: penyiraman, penjarangan tanaman, penjarangan atap pelindung, pencegahan hama dan penyakit.
  7. l Bibit asparagus dapat dipindah ke kebun apabila perakaran sudah cukup kuat, tinggi pohon sudah lebih dari 30 cm, umur kira-kira 6-8 bulan.

D. Persiapan Lahan
Persipan  Lahan penanaman adalah sebagai berikut:
  1. l Tanah untuk kebun asparagus harus cukup dalam dan berpasir.
  2. l Tanah diolah atau dibajak dengan kedalaman 30 cm.
  3. l Pembuatan alur/parit dengan lebar 30-45 cm dan panjang disesuaikan dengan keadaan lahan.
  4. l Pemberian pupuk kandang/kompos kira-kira 5-10 per hektar, bila perlu ditambahkan ZA/Urea dan TSP/SP-36 sebanyak 15 gram per tanaman.
  5. l Pencampuran media tanam.
E. Penanaman
  1. l Bibit asaparagus yang telah berumur 6-8 bulan dengan tinggi minimal 30 cm cukup baik untuk mulai ditanam dikebun.
  2. l Bibit diletakkan pada parit yang telah disediakan kemudian ditimbun dengan tanah bekas galian.
  3. l Jarak tanam yang dapat digunakan untuk penanaman asparagus bervariasi, diantaranya jika jarak antar alur 75-90 cm maka dalam barisan jaraknya 50-60 cm. Bila memakai karak antar alur 105-110 cm, maka tanaman didalam baris ditanam dengan jarak 35-45 cm.
  4. l Dalam 1 hektarnya tanaman bisa berjumlah 20.000 sampai 25.000 pohon.
F. Pemeliharaan
Pemeliharaan terdiri dari:
  1. l Pembungbunan
    Tujuan pembungbunan adalah untuk memperkokoh tegaknya tanaman, memperbanyak system perakaran sehingga akan lebih memperbanyak hasil rebungnya.
  2. l Penyiangan
    Dimaksudkan untuk membuang rumput/ tanaman pengganggu, pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan rumput di sekitar tanaman.
  3. l Pemupukan
    Pemupukan dilakukan untuk menambah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman.Pupuk susulan yang diberikan dapat berupa Urea (10 garm per tanaman), ZA (15 gram per tanaman). Dilakukan setiap 14 atau 21 hari sejak bibit mulai tumbuh.
    Jumlah pupuk disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan tanaman, makin dewasa pertumbuhannya makin banyak pemakaiannya.
  4. l Pemberantasan hama dan penyakit
    Berdasarkan pengamatan, hama untuk tanaman asparagus hamper dikatakan tidak ada atau tidak berarti. Penyakit disebabkan oleh sebangsa jamur (fungi) yang mengakibatkan bercak-bercak kuning sampai merah kecoklatan pada daun, bisa dicegah dengan pemakaian fungisida.
F. Pemanenan
Di Negara subtropics pertama kali pemetikan rebung adalah 18-24 bulan sesudah penanaman. Masa pemetikan dalam 1 musim diperkirakan memakan waktu 6-8 minggu, dengan hasil bisa mencapai 1-1,5 ton rebung pada lahan ± 0,5 Ha.
Di Negara tropis pertumbuhannya lebih cepat, dengan umur pemanenan pertama berkisar 8-10 bulan sesudah penanaman.
Dalam pemanenan perlu diperhatikan mengenai pemilihan rebungnya. Rebung yang berkualitas baik adalah rebung yang gemuk, lunak dan bewarna putih. Juga perlu diperhatikan dalam pemetikan rebungnya, yaitu dengan memotong pangkal rebung yang melandai kearah luar dengan pisau tajam. Pemetikan asparagus yang paling baik dilakukan pada pagi hari.

Asparagus Tumis Udang

Asparagus Tumis Udang
Asparagus Tumis Udang


Asparagus memiliki banyak sekali kandungan gizi yang mumpuni untuk menyembuhkan, mencegah penyakit, nutrisi tubuh dan bahkan zat- zat lain bisa berpengaruh pada perasaan pemakannya. Asparagus juga disebutkan sebagai bahan pangan yang kaya akan triptofan yang berfungsi untuk mengubah suasana hati. Asparagus sangat cocok dimakan saat bad mood. Namun rasanya kurang lengkap jika menyantap asparagus tanpa campuran bahan lain. Untuk itu, untuk resep kali ini saya mencoba mengkombinasikan asparagus dengan udang. Seperti apa resepnya? Berikut resepnya untuk anda:

Bahan:

- 2 sdm minyak, untuk menumis
- 5 siung bawang putih, iris tipis
- 4 butir bawang merah, iris tipis
- 300 g asparagus muda, potong 2
- 200 g taoge, siangi
- 400 g udang ukuran sedang, buang kepalanya
- 250 g jamur shiitake, iris tipis
- 100 g ebi kering, tumbuk
- ½ sdm tepung maizena, larutkan dalam 150 ml air
- 7 cm jahe muda, bakar, kupas, cincang kasar
- 1 sdm minyak wijen
- 1 sdm kecap asin Jepang
- 1 sdt merica hitam utuh, tumbuk
- ½ sdt gula pasir
- ¼ sdt garam


Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum.
2. Besarkan api, masukkan asparagus dan taoge, tumis di atas api besar sekali hingga matang.
3. Masukkan udang, jamur, ebi, dan larutan maizena, tumis hingga mengental dan udang matang.
4. Masukkan sisa bahan, aduk rata, angkat.
5. Sajikan segera selagi hangat.

Selamat mencoba.

Sumber: www.lezat.com

Asparagus, Apa Itu?

Apa sih asparagus?
Sayuran? Buah? Atau apaan sih?

Bagi para pembaca yang belum pernah mencicipi masakan yang terbuat dari asparagus, pasti bingung deh asparagus itu apa. Atau jangan-jangan pembaca sudah pernah mencicipi asparagus tapi ga tau bahwa itu namanya asparagus.

Asparagus, dalam pengertian umum, adalah suatu jenis sayuran dari satu spesies tumbuhan genus Asparagus, terutama batang muda dari Asparagus officinalis. Asparagus telah digunakan sejak lama sebagai bahan makanan karena rasanya yang sedap dan sifat diuretiknya. Dengan adanya sifat diuretik tersebut, asparagus berkhasiat untuk memperlancar saluran urin sehingga mampu memperbaiki kinerja ginjal. Asparagus merupakan sumber terbaik asam folat nabati, sangat rendah kalori, tidak mengandung lemak atau kolesterol, serta mengandung sangat sedikit natrium. Tumbuhan ini juga merupakan sumber rutin, suatu senyawa yang dapat memperkuat dinding kapiler.

Asparagus
Gambar Asparagus



Tabel Spesifikasi Asparagus
Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan
Plantae
Divisi
Magnoliopyhta
Kelas
Liliopsida
Ordo
Asparagales
Famili
Asparagaceae
Genus
Asparagus
Species
Asparagus Officinalis
Nama Binominal
Asparagus Officinalis


Kandungan Gizi Asparagus
Asparagus rendah kalori, tidak mengandung kolesterol dan sangat rendah sodium. Ini juga merupakan sumber yang baik untuk vitamin B6, kalsium, magnesium dan seng, dan sumber yang sangat baik serat, protein, vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, thiamin, riboflavin, rutin, niacin, asam folat, besi, fosfor, kalium, tembaga, mangan dan selenium. Asam amino asparagina berasal dari asparagus, tanaman asparagus kaya akan kandungan bahan yang satu ini.

Jadi, sudah ada bayangan apa itu asparagus?